Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-12 11:09:08【Tempat Makan】084 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(4)
Artikel Terkait
- Rekomendasi tanaman hias daun lebar yang bikin rumah lebih hidup
- Petugas PPSU bersihkan sisa puing kebakaran rumah di Utan Kayu Selatan
- Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown
- Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
- Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- 16 spesies burung migran terpantau tiba di NTB
- Pemkot Bandung salurkan bantuan bagi warga terdampak puting beliung
- 56 UMKM di Jakbar ikuti pelatihan komoditi makanan
- Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
Resep Populer
Rekomendasi

SPPG Polres Madiun sajikan pecel bergizi untuk warga dan pelajar

Riset IHATEC: Kehalalan produk jadi pertimbangan utama konsumen

Perkuat kemitraan, ASEAN

Riset IHATEC: Kehalalan produk jadi pertimbangan utama konsumen

KKP: 41 UPI masuk "Yellow List" bisa ekspor ke AS secara bersyarat

PBB tingkatkan dukungan bagi pengungsi di Darfur Utara, Sudan

Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara

Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan